Daerah Kegiatan

Festival Pamelo Pojoksari Empat Jam Digelar Lima Belas Ribu Ludes Diserbu Pengunjung

Magetan, sahabatdesanusantara.com – Ribuan orang yang berasal dari berbagai wilayah Magetan langsung menyerbu kantor Desa Pojoksari, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan begitu stan jeruk Pamelo dibuka pada (8/6/2019) pagi.

Saking membludaknya massa, selang empat (4) jam kemudian, lebih dari 12 ribu buah jeruk Pamelo hasil panen petani Desa Pojoksari disediakan panitia sudah ludes. Bahkan, panitia sampai kewalahan memenuhi permintaan pengunjung.

“Senang, bisa nyicipin jeruk pamelo,” kata Deni, salah seorang pengunjung.

Kepala Desa (Kades) Pojoksari Edy Mulyono mengatakan acara bertajuk Festival Kampoeng Pamelo ini murni digelar Pemdes Pojoksari. Sebagai bentuk dukungan terhadap program pengembangan Pojoksari menjadi kawasan potensi jeruk Pamelo.

Pun, melalui event ini Pemdes Pojoksari ingin mendongkrak harga jeruk Pamelo yang sempat turun akibat permainan tengkulak.

“Dulu harganya maksimal Rp 4 000 ribu per buah, sekarang laku Rp 7 500 per buah. Bahkan jam 12 sudah 15 ribu jeruk terjual, ini melampaui target. Jadi, UMKM berkembang dan uang berputar di Pojoksari. Kami optimis acara ini bisa mengembalikan pamor jeruk Pamelo Pojoksari yang sempat redup,” ujar Kades.

Festival ini menjadi solusi pemasaran jeruk Pamelo yang luar biasa. Potensi perputaran uang sangat besar karena seluruh lini terlibat. Mulai dari Pemdes, BUMDes, UMKM, dan segenap masyarakat

Kades berharap potensi jeruk Pamelo di Desa Pojoksari yang sudah menembus pasar luar Magetan seperti Bandung, Semarang dan Bali kedepa bisa terus dikembangkan. Sehingga petani jeruk Pamelo bisa berjaya kembali .(A1)