Uncategorized

PKB Dari Desa,Oleh Desa Untuk Desa

Nusa Dua – Seiring perkembangan zaman, dunia politik di indonesia semakin demokratis dengan lahirnya partai-partai pendatang baru yang mewakili masing-masing kelompok dengan ideologi partai yang berbeda-beda, oleh sebab itu dengan maraknya kemunculan partai-partai baru tersebut, beberapa partai lama yang tidak mampu mengikuti “irama” perkembangan zaman harus kandas di tahun 2019 dengan tidak mencapai PT 4%,
Berbeda halnya dengan partai PKB di bawah komando Abdul Muhaimin Iskandar, justru bisa survive dan semakin berkembang sehingga mendapatkan suara terbanyal ke 4 setelah PDIP, Gerindra, dan Golkar, hal ini menurut Ketua Umum Sahabat Desa Nusantara Ahmad Yani BS tidak lain karena partai tersebut mampu menjawab tantangan zaman, dimana setiap partai politik dituntut harus mampu meyakinkan semua kalangan termasuk anak muda atau biasa disebut kaum milenial, selain itu tidak dapat dipungkiri bahwa PKB adalah satu-satunya partai yang tetap konsisten membawa isu DESA ke permukaan, contohnya dalam kampanye kemarin bahkan partai PKB berjanji akan mengalokasikan anggaran Dana Desa 4 Milyar per desa per tahun jika dalam pemilu 2019 beberapa waktu lalu PKB mendapat suara terbanyak, memang bisa dibilang agak sulit PKB bisa menjadi partai yg memperoleh suara terbanyak, tapi terlepas dari itu, konsistensi PKB dalam memperjuangkan Desa dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara patut diapresiasi, imbuh Yani.

Ahmad Yani menmbahkan “kita semua tahu bahwa Sejarah UU Desa berawal ketika digulirkannya RUU Pembangunan Desa di DPR pada periode 2004-2009. Saat itu, Marwan Djafar kebetulan menjabat sebagai wakil ketua panitia khusus (pansus) RUU tersebut. Namun, sampai akhir periode 2009, RUU Pembangunan Desa ini ternyata tidak rampung dibahas oleh DPR, sebelum pada akhirnya pada tahun 2014 akhirnya ditetapkanlah UU nomor 6 tahun 2014 tentang Desa,
ungkapnya.

Menjelang Muktamar PKb yang ke 5 di bali pada tanggal 20-22 agustus 2019 nanti, tak lupa A. Yani juga menyampaikan ucapan selamat Dan sukses untuk PKB semoga berjalan dengan lancar, dan Cak Imin dapat terpilih kembali menjadi Ketua Umum PKB agar dapat melanjutkan visi misi PKB yg semakin nyata dirasakan oleh masyarakat Indonesia.