Publikasi

Abdul Halim Iskandar dari Santri Jadi Menteri

Ahmad Yani Budi Santoso Ketua Umum Sahabat Desa Nusantara memberikan ucapan selamat kepada Abdul Halim Iskandar Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

Kamis 24 Oktober 2019 | 18.00 WIB

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar tiba di Kantor Kementerian Desa di Kalibata, Rabu (23/10/2019)

Abdul Halim Iskandar ditunjuk sebagai Menteri Desa di Kabinet Indonesia Maju untuk masa jabatan periode 2019-2024.

Pria kelahiran Jombang pada 14 Juli 1962 ini merupakan sosok yang menapaki karir dari lingkungan pesantren.

Pendidikan di masa kecilnya banyak dihabiskan di Pesantren Manbaul Ma’arif Denanyar Jombang, Jawa Timur.

Beliau menempuh pendidikan formal di MI, MTs dan MAN Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang.

Selain pendidikan formal, Halim Iskandar tercatat pernah menjadi santri di Pesantren Manbaul Ma’arif Denanyar dari tahun 1968 hingga tahun 1980.

“Pak Halim juga pernah menjadi kepala pondok, sekitar dua tahun,” ungkap Risharyudi Triwibowo, Wasekjen DPP PKB yang juga Dewan Pembina Sahabat Desa Nusantara, saat ditemui di ruangan Staf Khusus Menteri Desa, Rabu (23/10/2019).

Pria yang juga merupakan Sahabat Karib dari Abdul Halim Iskandar ini mengatakan bahwa keduanya pernah sama-sama menjadi ketua DPW PKB, “Gus halim ketua DPW PKB Jatim saya ketua DPW PKB Papua”. Terangnya

Berdasarkan catatan yang diterima sahabatdesanusantara.com, kakak kandung ketua umum DPP PKB Muhaimin Iskandar itu menempuh pendidikan sarjana di IKIP Yogyakarta pada jurusan Filsafat dan Sosiologi Pendidikan pada tahun 1987.

Setelah lulus S1, kemudian melanjutkan studi S2 di IKIP Malang pada jurusan Manajemen Pendidikan. Dia berhasil menyelesaikan pendidikan S2-nya pada tahun 1992.

Suami dari Lilik Umi Nasriyah ini tercatat pernah menjadi dosen dan dekan fakultas Tarbiyah di Institut Keislaman Hasyim Asy’ari (IKAHA) Tebuireng. Kampus itu kini berubah menjadi Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Tebuireng.

Pria yang akrab disapa Mas Bowo ini menjelaskan, dari silsilah keluarga, pak Abdul Halim Iskandar merupakan cicit dari KH Bisri Syamsuri, tokoh pendiri organisasi Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus pendiri Pesantren Manbaul Maarif Denanyar.

Di Jombang, rumah keluarga Pak Abdul Halim Iskandar berada di sebelah utara pintu gerbang Pondok Pesantren Manbaul Maarif Denanyar.

Gus Halim terjun ke dunia politik sejak tahun 1999. Beliau menjadi ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jombang sejak tahun 1999 hingga 2011.

Lalu, pada tahun 2011, Halim menjadi ketua DPW PKB Jawa Timur. Jabatan sebagai ketua DPW PKB Jawa Timur akan disandang Halim Iskandar hingga tahun 2022 mendatang.

Kakak kandung Cak Imin itu menjadi ketua DPRD Kabupaten Jombang dari tahun 1999-2009. Lalu, sejak tahun 2009, Halim Iskandar menjadi pimpinan di DPRD Provinsi Jawa Timur.

Pada periode 2009 – 2014 menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jatim. Lalu pada periode 2014 – 2019, dia menjadi Ketua DPRD Jawa Timur.

Pada Pemilu 2019, perolehan kursi PKB kalah dengan PDI-P. Halim pun akhirnya duduk sebagai wakil ketua DPRD Jatim.
Dan terakhir sebelum jadi Menteri Desa PDTT RI jabatan politik sebagai salah satu ketua bidang di DPP PKB.

Pada hari Rabu kemarin, Abdul Halim Iskandar resmi ditunjuk sebagai Menteri Desa di Kabinet Indonesia Maju untuk masa jabatan periode 2019-2024.

Atas penunjukan sebagai Menteri Desa, Sahabat Desa Nusantara berharap agar Gus Halim bisa membawa Desa menjadi lebih Maju dan Mandiri

“Kami meyakini bahwa beliau bisa menjalankan amanah sebagai Menteri Desa, beliau dari desa dan sangat paham soal desa. Harapan kami, beliau tetap menjaga amanah, komitmen dan terus melakukan Inovasi,” kata Mas Bowo