Ketenagakerjaan Uncategorized

Kartu Prakerja, Berbagai Kebingungan Dalam Prosesnya

Jakarta- Sudah hampir dua pekan pengumuman resmi terbukanya pendaftaran program Kartu Prakerja oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto yang diumumkan pada tanggal 11 April 2020 pukul 19.00 WIB melalui video confrence dan dimuat oleh media cetak dan online. Dalam Keterangan persnya, Airlangga menyampaikan pendaftaran dilakukan secara daring atau online selama 24 jam, 7 hari selama seminggu.

Mengingat pelaksanaannya dibacth pertama begitu singkat hanya seminggu, Apa bisa berjalan dengan baik? Alhasil masih banyak saja kendala dan kerumitan yang dihadapi oleh sebagian besar calon pendaftar kartu prakerja, mulai dari; kesulitan login dilaman kartu prakerja, email yang tak terkonfirmasi dengan sistem, servernya lalot habis, tak kunjung notifikasi muncul, memasukkan (kode rahasia) yang terbaca kadaluarsa, dan berbagai macam kendala saat login. Hal ini juga diungkapkan oleh Resnalsyah, seorang anak muda usia produktif dari Palu yang berbisnis kuliner di Jakarta, dia mengaku karena dampak PSBB dan Covid-19 berimbas pada usaha kulinernya yang hadapi lesu pendapatan dan sampai akhirnya ikut mendaftar kartu pra kerja.


Enal (sapaan akrabnya) menambahkan saat sukses loginpun masih ada lagi yang buat calon pendaftar merasa risih karena mengisi test motivasi sampai berulang 4-6 kali, mungkin ini berasal dari sistem dan servernya, tentu ini membuat spekulasi muncul dari para pendaftar apakah ini semua tidak diperhitungkan oleh PMO (Project Manejemen Officer) bentukan Kemenko Perekonomiaan yang mendomain terlaksananya program Kartu Prakerja.
Ini membuktikan dalam penyelanggaraannya terkesan tidak siap dan ingin sesegera teralisasi.

Saat pengumuman pendaftar yang lolos dan tidak lolos juga meninggalkan keresahan ditengah publik, Dalam pemberitaan, keterangan Menko bidang  Perekonimian RI. “pengumuman akan disampaikan melalui notifikasi SMS atau email mulai tanggal 18-20 April”, akan tetapi sehari sebelumnya 17 April sudah ramai diakses untuk mengetahui lolos atau tidak lolosnya pendaftar melalui laman resmi prakerja.go.id. dan ini pula yang buat pendaftar bingung dibuatnya. Ini menandakan ada ketidak sikronan antara apa yang disampaikan Menko Perekonomian RI melalui keterangan persnya dengan pengumuman lolos atau tidak lolosnya pendaftar melalui laman resmi prakerja.go.id oleh PMO.
Sekali lagi, Ini membuktikan dalam penyelanggaraannya terkesan tidak siap dan ingin sesegera teralisasi.
RNS